BERI MOTIVASI KARANG TARUNA, KETUA ASKAB BANYUWANGI CERITA MASA LALUNYA

BANYUWANGI – Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab Banyuwangi) Anton Sujarwo, memberikan motivasi kepada para pemuda karang taruna Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (22/2/2020) malam. Motivasi tersebut diberikan saat pelaksanaan pelantikan pengurus Karang Taruna ‘Tunas Pemuda’ masa bakti 2020-2023 di pendopo Balai Desa Kebaman. Anton bercerita tentang masa lalunya.

“Saya dulu adalah seorang penabuh kendang ketipung. Saya dulu tidak mengira kalau bisa jadi kepala desa, bahkan Ketua Askab,” ungkapnya. Menurut Anton, tidak ada yang tidak mungkin diraih asal bisa komitmen, sungguh-sungguh dan ikhlas dalam melakukannya. Dia mengatakan bahwa apa yang dilakukan di masa sekarang akan menentukan di masa yang akan datang.

“Jangan minder. Mungkin kita saat ini hanya sebagai orang biasa, tetapi karena kemauan keras untuk berubah dan berkomitmen menjadi lebih baik. Niscaya kita akan bisa meraih masa depan kita,” ujar Anton. Anton mengungkapkan, jika di masa yang akan datang para pemimpin-pemimpin di Indonesia akan diisi oleh wajah baru para pemuda. Artinya, mulai dari sekarang para pemuda khususnya di tingkat desa harus aktif berorganisasi.

“Salah satu caranya adalah dengan menempa diri di organisasi Karang Taruna,”ujarnya. Anton yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi tersebut menyampaikan jika di era disrupsi ini perlu adanya inovasi dan terobosan baru dari para pemuda. Inovasi tersebut dapat berupa apa saja asal bermanfaat.

 

“Maka dari itu, kolaborasi penting dilakukan untuk membuat sebuah loncatan-loncatan agar cepat ada perubahan,” tuturnya. Sementara itu Ketua Karang Taruna ‘Tunas Pemuda’ Desa Kebaman, Rizki Alfian Restiawan menyambut baik apa yang disampaikan oleh Ketua Askab tersebut. Menurutnya, masa lalu itu ibarat sebuah spion kendaraan.

“Kita hanya sewaktu-waktu saja menatapnya ke belakang kalau memang diperlukan. Kenapa? Agar tidak tertabrak atau terjatuh. Fokus kita adalah menatap ke depan,” ucapnya. Rizki berharap jika ke depan bisa bersinergi antara Askab Banyuwangi dan Karang Taruna. Agar harmonisasi antara pemerintah desa dan para pemuda dapat tercipta. (timesbanyuwangi). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

BANDARA BANYUWANGI KEMBALI DITUTUP, 7 PENERBANGAN TERIMBAS

Banyuwangi – Bandara Banyuwangi kembali menutup sementara penerbangan ke berbagai kota. Namun dua penebangan Citilink sudah dilakukan dari Surabaya dan ke Denpasar. Penutupan Bandara Banyuwangi berdasar NOTAMN B0192/21. Bandara ditutup sementara selama 6 jam, mulai 08.37 Wib – 14.37 WIB, Senin (8/2/2021). Hal itu disampaikan Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara […]

SIM KELILING, MANGKAL DI KANTOR CAMAT WONGSOREJO TIAP HARI RABU

WONGSOREJO – Bertempat di halaman kantor kecamatan Wongsorejo, saat ini, Rabu, (3/2/2021), pagi. Dilaksanakan kegiatan pelayanan perpanjangan SIM On line, SIM A dan SIM C oleh SATPAS Banyuwangi. ” Bagi masyarakat yang akan memperpanjang SIM, wajib membawa SIM yang lama dan fotocopi e-KTP “. Kata Baursim SATPAS Banyuwangi, Bripka Putu Yuli, melalui Aiptu Eko Supriyo. […]