BUPATI ANAS BERTEMU 93 PENDETA, PERKUAT KOMITMEN JAGA TOLERANSI DI BANYUWANGI

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar dialog bersama pendeta-pendeta yang tergabung dalam Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) di Pendopo Banyuwangi, Rabu malam (19/2/2020). Dipimpin langsung Ketua Bamag Banyuwangi, Pendeta Anang Sugeng, dialog ini diikuti 93 pendeta se-Banyuwangi.

Anas mengatakan, pertemuan ini untuk terus memperkuat silaturahim antara pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat, termasuk kelompok agamawan.

“Saya sampaikan terima kasih kepada para pendeta dan seluruh umat Kristiani di Banyuwangi yang selama ini telah bahu-membahu, bergotong-royong bersama elemen masyarakat lain untuk memajukan daerah ini,” ujar Anas.

Anas senang dengan berbagai pertemuan bersama kelompok lintas agama yang dilakukan secara rutin di Banyuwangi. Selain sebagai ajang silaturahim, pertemuan tersebut untuk mendengar aspirasi dari masyarakat, sekaligus menitipkan program-program pemerintah untuk disebarluaskan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAMAG Pendeta Anang Sugeng menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Banyuwangi. Pemda dinilai telah berhasil mengayomi seluruh umat beragama sehingga mereka bisa hidup berdampingan dengan damai dan harmonis.

“Kondisi kerukunan di Banyuwangi sangat bagus. Terima kasih pemda telah banyak berperan menjaga kerukunan umat, khususnya bagi kami umat Kristiani. Kami merasakan suasana ibadah yang nikmat, tenang, dan aman,” kata Pendeta Anang.

Anang juga mengapresiasi kesigapan pemerintah daerah dalam merespons berbagai keluhan masyarakat. Tidak hanya masalah agama, namun juga berbagai permasalahan lainnya. Seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi.

“Yang kami rasakan, pemda juga sangat respontif terhadap permasalahan dan keluhan warga. Misalnya, saat kami meneruskan informasi permohonan bantuan masker untuk warga Banyuwangi di Hongkong, Pak Bupati langsung mengirimkan masker keesokan harinya. Begitu juga usulan-usulan kami lainnya, selalu diakomodir dan direspon cepat. Semoga komunikasi yang baik antara umat beragama dan pemerintah seperti ini terus bisa dijaga, sehingga Banyuwangi semakin maju,” kata Anang.

Anang pun menegaskan, seluruh umat kristiani di Banyuwangi akan terus mendukung program-program pemerintah daerah.

“Bamag akan terus mendukung program-program pemda. Kami siap mengawal pembangunan dan meningkatkan kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Banyuwangi,” pungkasnya. (banyuwangikab.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Bupati dan Wabup Banyuwangi Ikuti Peringatan Harkitnas Virtual

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Sugirah mengikuti Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 113 secara virtual dari Banyuwangi, Kamis pagi (20/5/2021). Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Inf Herawady Karnawan, Palaksa Lanal Banyuwangi Mayor Laut (T) Hari Handoko, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, SH, SIK, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi Nova Flory Bunda, […]

Wabup Banyuwangi Sugirah, Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Lansia

BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah meninjau pelaksanaan vaksinasi covid 19 bagi warga lanjut usia (lansia). di Balai Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Rabu (19/5/2021). Banyuwangi menargetkan vaksinasi untuk lansia tuntas akhir Juni tahun ini. 150 ribu lansia sebagai sasaran vaksin covid 19. yang pelaksanaannya dilakukan secara serentak oleh 45 puskesmas, dimulai sejak Senin (17/5/2021). […]