SISWA SMPN 2 ROGOJAMPI IKUTI GEMAH ESQ

ROGOJAMPI – Ratusan Warga SMPN 2 Rogojampi yang terdiri dari guru, murid dan orang tua, antusias mengikuti Gemah ESQ 165 [ Gerakan Moral Asmaul Husna ]. lembaga pelatihan sumber daya manusia yang bertujuan membentuk karakter melalui penggabungan 3 potensi manusia yaitu kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang dilaksanakan , Sabtu (15/2) di lapangan utama Sekolah.

Selama ini, ketiga potensi tersebut terpisah dan tidak didayagunakan secara optimal dalam membangun sumber daya manusia. Terjadi krisis moral yang berdampak pada turunnya kinerja. Lebih buruk lagi, mereka menjadi manusia yang kehilangan makna hidup serta jati diri. pelatihan yang dilakukan selama tiga jam dibimbing oleh Ustad Muhammad Farid dan Ustad Suyanto K. Ikhwani dari lembaga training Gemah ESQ 165.

Dalam sambutan pembuka Agus Syafii Kepala SMPN 2 Rogojampi menyampaikan, bahwa melalui pelatihan Gemah ESQ 165 ini untuk membangun karakter kehidupan anak didik dengan baik dan mampu mengantarkan mereka kepada keberhasilan yang hakiki.

Agus Syafii juga berharap SMPN 2 Rogojampi nantinya jadi rujukan sekolah lain dengan visioner membentuk karakter anak didik berahlakul karimah. Membangun karakter inilah yang sering digunakan ESQ dalam mewujudkan cita-cita dan harapan baik untuk setiap individu khususnya warga SMPN 2 Rogojampi.

“Kita pasti tahu betul bahwa pembangunan karakter sangat penting bagi kemajuan peradaban, demi terciptanya peradaban emas di tahun 2020 ini. Peradaban ini yang diharapkan sebagai wujud upaya umat manusia dalam dalam menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan, sejahtera. Training yang bertujuan membangun karakter. ESQ hanya sekadar tempat pelatihan atau memberikan motivasi saja , dengan basic pembentukan karakter bisa dikembangkan untuk mewujudkan cita-cita ESQ membangun peradaban emas lewat karakter-karakter unggul dari setiap individu yang berkualitas, “ujar Muh. Farid.

Pengembangan karakter tentu tak luput dari prestasi yang diukir setiap waktunya. IQ, EQ, dan SQ, yang mengintegrasikan compassion dan passion ke dalam pembelajaran modern, ilmu pengetahuan, dan teknologi yaitu integritas, loyalitas, kolaborasi, orientasi demi terciptanya generasi peradaban emas dan keberhasilan yang tak lekang oleh waktu, tambah Farid. Sementara menurut Anang Masriyanto, ketua panitia mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru khususnya para Pembina Osis yang telah menyiapkan acara pelatihan ESQ dengan baik.

DENGARKAN PLANET FM MELALUI STREAMING :https://radioplanetfm.com

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu guru dan jajaran Pembina Osis, wali kelas yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti acara ini, ” ucapnya.

“Selain istighosah kegiatan ini juga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, menjadikan kita pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT,” tambah Anang.

“Tujuan kegiatan pelatihan ESQ ini yang utama adalah peningkatan moral yang semakin baik, materi tentang intelektual, spiritual dan kebenaran. Sehingga nanti dirinya berharap agar anak didik SMPN 2 Rogojampi kedepan bisa menerapkan karakter yang positif. Diantaranya adalah sesuatu yang menurut baik di mata manusia, belum tentu baik di mata Allah, dan sebaliknya sesuatu yang menurut manusia itu buruk, bisa jadi adalah yang terbaik menurut Allah SWT. Allah SWT yang menciptakan manusia dan kehidupan pasti lebih mengetahui apa yang terbaik bagi makhluk yang diciptakan-Nya, “pungkas Anang.

Dalam pelatihan ESQ singkat ini kami diberi berbagai macam permainan otak namun memiliki hikmah. Jujur, saat itu saya sangat menikmati tayagan vidio kegiatan dengan arahan dan penjelasan pemateri.

Seluruh peserta benar-benar merasakan apa itu ESQ untuk memantapkan hasil training yang begitu singkat sekitar tiga jam, menurut Adi salah satu peserta, keanehan demi keanehan mulai saya rasakan saat kegiatan training ini , motivasi saat training ESQ, tapi kami diberi materi-materi untuk mengenal jati diri dan banyak memberi kepada sesama.

“Awalnya sebagai remaja, saya merasa bosan. Tapi karena sudah kepalang tanggung, saya masih menjalaninya (meski setengah hati). Saya jadi galau. Pemateri hanya mencekoki kami tentang dua hal: intelektual dan kebenaran . Tapi saat saya ikuti lebih lanjut mengapa sih kita harus mempelajari itu semua, padahal di agama kami kan sudah ada. Mereka hanya bilang, hanya kebenaran ini yang benar. Kebenaran yang benar ya seperti itu, tidak hanya shalat, mengaji, dlsb. Dan kebenaran sejati ini harus dipelajari lewat pelatihan ini. Kami juga harus mencari orang lain yang juga akan diberi “kebenaran sejati”. Wah ini sudah ada yang salah, pikir saya.
Karena merasa ada hal yang tak beres, terlebih doktrin kebenaran sempurna yang terus didengungkan, diingat dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, “jlentreh Adi yang diamini teman-temannya.(lensabanyuwangi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Bupati dan Wabup Banyuwangi Ikuti Peringatan Harkitnas Virtual

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Sugirah mengikuti Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 113 secara virtual dari Banyuwangi, Kamis pagi (20/5/2021). Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Inf Herawady Karnawan, Palaksa Lanal Banyuwangi Mayor Laut (T) Hari Handoko, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, SH, SIK, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi Nova Flory Bunda, […]

Wabup Banyuwangi Sugirah, Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Lansia

BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah meninjau pelaksanaan vaksinasi covid 19 bagi warga lanjut usia (lansia). di Balai Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Rabu (19/5/2021). Banyuwangi menargetkan vaksinasi untuk lansia tuntas akhir Juni tahun ini. 150 ribu lansia sebagai sasaran vaksin covid 19. yang pelaksanaannya dilakukan secara serentak oleh 45 puskesmas, dimulai sejak Senin (17/5/2021). […]