GUNA TINGKATKAN PELAYANAN, ASN BANYUWANGI DIBEKALI ILMU MARKETING

BANYUWANGI – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banyuwangi diajarkan ilmu pemasaran. Mereka diajak untuk bisa memasarkan potensi daerahnya secara positif untuk bisa dikenal publik.

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kepala Sekolah hingga Kepala Dinas di bawah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi belajar marketing di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, Rabu (12/02/2020). Dalam pembukaannya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan pentingnya ASN memiliki jiwa marketing.

“Marketing itu bukan hanya semata diperuntukkan bagi pedagang. Tapi, bagi kita ini, para pelayan masyarakat, harus pula memilikinya untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Anas.

“Untuk bisa memasarkan produk atau pun jasa, seseorang perlu menunjukkan performa terbaiknya. Tujuannya untuk meyakinkan para konsumen. Begitupula dengan bapak ibu sekalian. Berikan performa terbaik dalam melayani masyarakat. Agar mereka pun puas,” lanjut Anas.

DENGARKAN PLANET FM MELALUI STREAMING :https://radioplanetfm.com

Untuk memberi bekal kemampuan marketing, Bupati Anas sengaja mendatangkan pakar marketing di era millenial, Yuswohady. “Saya banyak belajar pada beliau. Untuk itu, saya berharap bapak ibu bisa belajar pula kepada beliau, terutama bagaimana tentang tips pemasaran di kalangan generasi milenial saat ini,” ujar Anas.

Sementara itu, Yuswohady dalam kesempatan tersebut, memaparkan berbagai tips marketing yang anti mainstream. Sebagaimana yang telah dituliskan dalam buku “Anti Mainstream Marketing” oleh Bupati Anas.

“Kebetulan, saya salah satu orang yang diajak oleh Pak Anas berdiskusi dalam menyusun buku tersebut,” ungkapnya.

Penulis buku “Millenials Kill Everything” tersebut, menyebutkan jika apa yang ada dalam buku besutan Bupati Anas tersebut, adalah suatu hal yang bisa direplikasi oleh siapapun dalam konteks bagaimanapun.

“Yang bisa sukses untuk menerapkan anti mainstream marketing ini, bukan hanya Pak Anas. Tapi, semua yang hadir di sini juga bisa menerapkannya,” terang mantan Chief Executive MarkPlus Institute Marketing itu.

“Tinggal komitmen dan kemauan yang kuat, pasti akan bisa tercapai. Sebagaimana capaian Banyuwangi saat ini yang lebih berprestasi,” imbuh penulis 40 lebih buku bertema marketing tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Yuswohady mengulas tentang 20 jurus anti mainstream marketing yang telah Bupati Anas lakukan di Banyuwangi. Mulai dari jurus ‘Setiap Dinas adalah Dinas Pariwisata’, ‘Setiap Tempat adalah Destinasi, Setiap Program adalah Atraksi’, ‘Promosi Paling Ampuh adalah Tidak Promosi’ dan sejumlah jurus lainnya. (banyuwangikab.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

Bupati dan Wabup Banyuwangi Ikuti Peringatan Harkitnas Virtual

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Sugirah mengikuti Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 113 secara virtual dari Banyuwangi, Kamis pagi (20/5/2021). Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Inf Herawady Karnawan, Palaksa Lanal Banyuwangi Mayor Laut (T) Hari Handoko, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, SH, SIK, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi Nova Flory Bunda, […]

Wabup Banyuwangi Sugirah, Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Lansia

BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah meninjau pelaksanaan vaksinasi covid 19 bagi warga lanjut usia (lansia). di Balai Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Rabu (19/5/2021). Banyuwangi menargetkan vaksinasi untuk lansia tuntas akhir Juni tahun ini. 150 ribu lansia sebagai sasaran vaksin covid 19. yang pelaksanaannya dilakukan secara serentak oleh 45 puskesmas, dimulai sejak Senin (17/5/2021). […]