CAMAT BLIMBINGSARI SIAPKAN 10 TOSSA GREBEG SAMPAH

BLIMBINGSARI – Dengan tutupnya TPA Sampah Bulusan, Pemkab lakukan kebijakan tiap kecamatan punya sistem pengelolahan sampah yang bijak termasuk mengurangi penggunaan plastik, menjadi topik utama sambutan Bupati dalam teleconference di musrenbangdes/kelurahan dan musrenbangcam.

Camat Blimbingsari Abdul Latif,S.Sos,M.Si saat ditemui tim monitoring Forum Banyuwangi Sehat (FBS) menyampaikan bahwasannya bareng Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) Blimbingsari dan Pokja Sehat di 10 Desa, sudah sering turba.

“Kami sampai mimiran terus memberi penyuluhan tentang pentingnya kebersihan dan kenyamanan dengan penuh kemakluman sesuai karakter penduduk dan demografi wilayah.  Untuk itu kami siapkan 10 motor tossa bagaimana sampah rumah tangga dan warung di 10 desa tiap hari terangkut ke TPA, bahkan  ada sampah kecamatan lain yang dibuang ke sini untuk win-win solution persampahan Kabupaten, ” ungkap Abdul Latif yang sejak ditunjuk jadi Camat baru di wilayah Kecamatan ke-25 Kabupaten Banyuwangi belum dimutasi ke wilayah lain dan masih numpang di Balai Desa Blimbingsari kantornya.

DENGARKAN PLANET FM MELALUI STREAMING :https://radioplanetfm.com

Ia berharap FBS sinergi dengan FKKS bisa membina PKK dan Pokdarwis dan karangtaruna se Kecamatan Blimbingsari untuk mengelola sampah bisa jadi produk yang punya nilai tambah berikut pemasarannya.

Soal tarif lesehan ikan bakar di Pantai Blimbingsari ia punya trik bareng pokdarwis agar tak merugikan pedagang dan tidak merugikan konsumen.

“Bila resto bandara berapapun kan tak ada gejolak, bagaimana di lesehan viralnya karena rasa enak, sehat karena dipantau Puskesmas Badean, aman ada pos AL, pelayanan bagus dan kebersihannya, “ungkapnya.

Soal pantai Ria Bomo dan galian C stafnya juga terus pantau. Kreasi bambu Gintangan terus didukung.

“Yang sedang kami gagas, mengemas Patoman sebagai Desa Kebangsaan mempunyai Bazaar kuliner menyusul Watukebo di Patoman nantinya ada pojok babi guling. Secara pribadi memang kurang sreg sebagai muslim, namunkan harus mendukung potensi lokal yang punya peminat sendiri menu umum juga tersedia karena penduduk dan pengunjung muslim tetap mayoritas, ” sambungnya sambil ajak kami sarapan di kedai sebelah kantor kecamatsn.(Lensabanyuwangi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

BANDARA BANYUWANGI KEMBALI DITUTUP, 7 PENERBANGAN TERIMBAS

Banyuwangi – Bandara Banyuwangi kembali menutup sementara penerbangan ke berbagai kota. Namun dua penebangan Citilink sudah dilakukan dari Surabaya dan ke Denpasar. Penutupan Bandara Banyuwangi berdasar NOTAMN B0192/21. Bandara ditutup sementara selama 6 jam, mulai 08.37 Wib – 14.37 WIB, Senin (8/2/2021). Hal itu disampaikan Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara […]

SIM KELILING, MANGKAL DI KANTOR CAMAT WONGSOREJO TIAP HARI RABU

WONGSOREJO – Bertempat di halaman kantor kecamatan Wongsorejo, saat ini, Rabu, (3/2/2021), pagi. Dilaksanakan kegiatan pelayanan perpanjangan SIM On line, SIM A dan SIM C oleh SATPAS Banyuwangi. ” Bagi masyarakat yang akan memperpanjang SIM, wajib membawa SIM yang lama dan fotocopi e-KTP “. Kata Baursim SATPAS Banyuwangi, Bripka Putu Yuli, melalui Aiptu Eko Supriyo. […]