SAAT BUPATI BANYUWANGI BERBAGI INOVASI KEPEMERINTAHAN DENGAN 2 KEPALA DAERAH

BANYUWANGI – Inovasi telah menjadi kunci bagi Pemkab Banyuwangi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah, serta kesejahteraan warga. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pun berbagi inovasi daerah dengan dua kepala daerah lain di Indonesia.

“Kemarin saya satu panel dengan Bupati Klungkung Bali dan Bupati Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan di Banjarmasin dalam acara seminar pelayanan publik dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2020. Di sana kami saling berbagi pengalaman membuat inovasi daerah,” kata Bupati Anas saat dihubungi, Sabtu (8/2).

Seminar best practices tentang inovasi kepemerintahan tersebut digelar oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam rangka peringatan HPN yang peringatannya dipusatkan di Banjarmasin.

DENGARKAN PLANET FM MELALUI STREAMING :https://radioplanetfm.com

Anas mengaku banyak mendapat inspirasi saat berbagi kisah inovasi dengan dua kepala daerah tersebut. Seperti saat mendengar tentang pengelolaan pelayanan publik yang disampaikan Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry.

“Begitu halnya dengan inovasi pengelolaan sampah yang disampaikan Bupati I Nyoman Suwirta. Ini menginspirasi untuk melakukan hal yang sama di Banyuwangi,” kata Anas.

Banyuwangi sendiri telah ditetapkan Kementerian Dalam Negeri meraih poin tertinggi hasil pengukuran Indeks Inovasi Daerah 2019 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Banyuwangi meraih nilai indeks 74400 dan masuk kategori daerah sangat inovatif.

Dalam seminar inovasi pemerintahan tersebut, Anas membeberkan bahwa dalam mengelola pemerintahan saat ini pihaknya memegang tiga kunci pokok seperti yang disampaikan oleh pakar manajemen Peter Drucker. Yakni speed (kecepatan), inovasi, dan marketing.

Anas lalu mencontohkan pendirian Mal Pelayanan Publik di Banyuwangi yang pertama di Indonesia dilakukan oleh sebuah pemerintahan kabupaten. Diungkapkan Anas, pendirian mal ini terilhami saat Kemenpan RB mengajak Banyuwangi mengunjungi ASAN Xidmat, institusi pelayanan publik terpadu di Azerbaijan yang ditetapkan sebagai terbaik oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam United Nation Public Service Award (UNPSA).[dilansirdariMerdeka.com] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

BANDARA BANYUWANGI KEMBALI DITUTUP, 7 PENERBANGAN TERIMBAS

Banyuwangi – Bandara Banyuwangi kembali menutup sementara penerbangan ke berbagai kota. Namun dua penebangan Citilink sudah dilakukan dari Surabaya dan ke Denpasar. Penutupan Bandara Banyuwangi berdasar NOTAMN B0192/21. Bandara ditutup sementara selama 6 jam, mulai 08.37 Wib – 14.37 WIB, Senin (8/2/2021). Hal itu disampaikan Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara […]

SIM KELILING, MANGKAL DI KANTOR CAMAT WONGSOREJO TIAP HARI RABU

WONGSOREJO – Bertempat di halaman kantor kecamatan Wongsorejo, saat ini, Rabu, (3/2/2021), pagi. Dilaksanakan kegiatan pelayanan perpanjangan SIM On line, SIM A dan SIM C oleh SATPAS Banyuwangi. ” Bagi masyarakat yang akan memperpanjang SIM, wajib membawa SIM yang lama dan fotocopi e-KTP “. Kata Baursim SATPAS Banyuwangi, Bripka Putu Yuli, melalui Aiptu Eko Supriyo. […]