JANGAN USIR ANAK ANAK DARI MASJID

KEBUMEN — Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Hidayatullah, Imam Nawawi, menyoroti fenomena masjid yang masih kerap antipati dengan kehadiran bocah atau mereka yang dianggap anak-anak karena dinilai mengganggu kegiatan ibadah.

Menurut Imam, di tengah gempuran gaya hidup permisif dan diabolis, sudah seharusnya masjid lebih ramah terhadap anak. Harapannya, agar hati generasi muda  Muslim  semakin terpaut dengan masjid sejak usia dini.

“Jadi usir anak-anak dari masjid, karena hatinya akan hancur dan mereka  bisa benar- benar merasa terusir.  Bahkan kalau bisa sediakan kopi atau perangkat-perangkat positif yang bisa membuat anak-anak dan remaja betah berkumpul di masjid,” kata Imam Nawawi di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu  (8/2).

DENGARKAN PLANET FM MELALUI STREAMING : https://radioplanetfm.com

Pemuda Hidayatullah, kata dia, telah menjadikan masjid sebagai arus utama programnya dengan memakmurkannya sebagai pusat kegiatan ibadah, pusat pengembangan ilmu, pusat kebudayaan Islam, pusat pengembangan karakter dan kepemimpinan umat.

Karena itu, kata Imam, peran masjid harus benar benar difungsikan sebagaimana mestinya yang dengannya diharapkan akan melahirkan generasi muda yang progresif dan beradab yang tak galau.

“Generasi muda Muslim sejatinya tak perlu mengalami kegalauan sebab ia menyadari agamanya sebagai jalan keselamatan dan kegembiraan,” kata Imam di sela mengisi kegiatan Nyore Nyore Nyantai bersama Pengurus Daerah Pemuda Hidayatullah Kabumen, Jawa Tengah.

Kata dia, sebagai generasi muda Muslim, seharusnya tak pernah risau. “Jadi kalau masih selalu resah, berarti ada yang tidak beres dalam cara memandang (paradigma) dan cara berpikir (mind set),” kata Imam dalam rilis yang diterima Republika.co.id. 

Menurut Imam, seorang muslim yang memahami agamanya dan benar benar meresapi keyakinan imannya, maka ia akan selalu bahagia.  “Sebab,  Islam sendiri berarti keselamatan,” ujrnya.

Namun, generasi muda yang tak menyerap benar benar ajaran agamanya, akan terus resah dan kesepian dalam keramaian.  “Untuk itu, anak muda perlu perhatian terutama oleh lingkungan terdekatnya. Anak muda mestilah dirangkul,” pungkasnya.[republika.co.id].

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Releated

BANDARA BANYUWANGI KEMBALI DITUTUP, 7 PENERBANGAN TERIMBAS

Banyuwangi – Bandara Banyuwangi kembali menutup sementara penerbangan ke berbagai kota. Namun dua penebangan Citilink sudah dilakukan dari Surabaya dan ke Denpasar. Penutupan Bandara Banyuwangi berdasar NOTAMN B0192/21. Bandara ditutup sementara selama 6 jam, mulai 08.37 Wib – 14.37 WIB, Senin (8/2/2021). Hal itu disampaikan Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara […]

SIM KELILING, MANGKAL DI KANTOR CAMAT WONGSOREJO TIAP HARI RABU

WONGSOREJO – Bertempat di halaman kantor kecamatan Wongsorejo, saat ini, Rabu, (3/2/2021), pagi. Dilaksanakan kegiatan pelayanan perpanjangan SIM On line, SIM A dan SIM C oleh SATPAS Banyuwangi. ” Bagi masyarakat yang akan memperpanjang SIM, wajib membawa SIM yang lama dan fotocopi e-KTP “. Kata Baursim SATPAS Banyuwangi, Bripka Putu Yuli, melalui Aiptu Eko Supriyo. […]